Power Steering Tidak berfungsi dan Lampu Indikator Menyala Saat Banjir
Power Steering Tidak berfungsi dan Lampu Indikator Menyala Saat Banjir

Cara Aman Mobil Menerjang Banjir

Posted on
Power Steering Tidak berfungsi dan Lampu Indikator Menyala Saat Banjir
Cara Aman Menerjang Banjir

 

Cara Aman Menerjang Banjir – Musim penghujan adalah saatnya banjir dimana-mana, baik dijalan protokol ibukota sampai pada desa pelosok Indonesia terancam terkena musibah banjir akibat hujan intensitas hujan yang cukup tinggi. Biasanya Indonesia mengalami musim penghujan antara bulan Oktober sampai dengan bulan April.

Banjir menjadi dilema bagi para pengemudi kendaraan bermotor. Terkadang sampai harus melewati jalan alternatif lain untuk sampai ke tujuan untuk menghindari jalan yang banjir dan juga pastinya macet karena banyak mobil ataupun motor yang ragu untuk melewati jalan yang tergenang air cukup tinggi. Biasanya para pengemudi tak mau ambil risiko mesin mobilnya kemasukan air banjir. Bisa saja mati di tengah banjir atau bisa juga berakibat mesin rusak akibat korslet pada mesin dan hal lainnya.

Lalu bagaimana jika pengemudi tetap berani menerjang banjir padahal air yang tergenang cukup tinggi sehingga air masuk ke dalam mesin ?

Yang sering terjadi adalah ketika mobil menerjang banjir, mesin kemasukan air dan yang kadang kala teserang adalah salah satunya fungsi power steering tidak berjalan dengan baik serta lampu indikator menyala.

 Power Steering Tidak berfungsi dan Lampu Indikator Menyala Saat Banjir

Pada saat banjir, lampu indikator menyala karena kemungkinan pada saat itu alternator juga terendam air tidak mampu melakukan tugasnya sehingga kesannya seperti mesin sedang mati.

Bersamaan dengan hal itu, kemungkinan ada soket-soket kelistrikan yang terendam air. Anda cukup beruntung tidak sampai terjadi korslet atau hubungan singkat. Perlu rasanya memeriksakan sikring-sikring dan relai karena dikhawatirkan ada sisa-sisa air kotor yang tertinggal di daerah-daerah kelistrikan yang penting dibersihkan.

Sementara untuk power steering  yang berat, bisa jadi karena tali kipas atau fan belt power steering selip karena basah atau ada bagian kelistrikan yang berkaitan dengan power steering yang mengatur berat atau ringannya power steering berdasarkan kecepatan kendaraan yang tidak bekerja akibat terendam air. Coba saja memeriksa bagian-bagian tersebut . Sekaligus mengganti minyak power steering sambil menyoroti apakah ada air yang masuk ke sistem.

Berhati-hatilah jika anda sedang menerjang banjir dengan mobil anda. Jangan sampai anda terlalu berani mengambil risiko dengan menerjang banjir tanpa mengukur ketinggian air genanan dan kemampuan mobil anda. Karena akan berbahaya ketika sistem mobil anda yang banyak mengandung kelistran mengenai bahkan terendam air. Ini akan berakibat pada korsleting pada sistem mesin yang mungkin akan membahayakan bagi diri anda.

Sekian informasi mengenai berkendara saat banjir. Semoga bermanfaat 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *